Selasa, 27 Mei 2014

PERINTAH DASAR LENGKAP LINUX OPENSUSE

Assalamu'alaikum wr wb.......!

Perintah dasar linux openSUSE sebetulnya hampir sama dengan perintahnya Linux lai, namun memang pada beberapa kasus untuk setiap distro pasti ada perbedaan, apalagi ketika proses konfigurasi atau installasi maupun uninstall/remove software pada linux openSUSE.
Pada tutorial kali ini, bagi pemula yang baru belajar Linux openSUSE, alangkah baiknya mengenal terlebih dahulu perintah dasar yang bisa digunakan ketika Kita bekerja di konsole/terminal-nya Linux openSUSE.


Berikut ini perintah dasar Linux openSUSE :

1. Perintah dasar zypper;

Installasi software (paket) :
#zypper in
contoh : zypper in kaffeine

Uninstall / Remove software (paket) :
#zypper remove kaffeine

List paket maupun update yang tersedia :
#zypper lu atau
#zypper list-patches

Patch paket :
#zypper patch

Update paket :
#zypper up atau
#zypper update

Upgrade :
#zypper dup atau
#zypper dist-upgrade

Mendapatkan nformasi paket :
#zypper if atau
#zypper info
contoh : zypper info kaffeine

2. Manajemen Repositori;

Menambahkan Repositori :
#zypper addrepo -f [URL | Alias]
contoh : zypper addrepo -f  http://ftp.gwdg.de/pub/linux/packman/suse/12.3/ packman

Menonaktifkan Repositori :
#zypper modifyrepo -d [URL | Alias]
contoh : zypper modifyrepo -d http://ftp.gwdg.de/pub/linux/packman/suse/12.3/ packman

Menghapus Repositori:
#zypper removerepo [URL | Alias]
contoh :zypper removerepo http://ftp.gwdg.de/pub/linux/packman/suse/12.3/ packman atau
#zypper removerepo packman

Melihat Daftar Repositori :
#zypper repos -d

Refresh Repositori :
#zypper ref

3. Perintah dasar paket RPM;

Install paket RPM :
#rpm -ivh nama_paket.rpm

Update paket :
#rpm -uvh nama_paket.rpm

Menghapus paket :
#rpm -e nama_paket.rpm

Menemukan dimana paket RPM terinstall :
#rpm qal | grep

Melakukan pengecekan keberadaan paket RPM :
#rpm -qa | grep

4. Perintah dasar YAST ;

Menjalankan YAST dengan tampilan QT :
#yast -qt

Menjalankan YAST dengan tampilan GTK :
#yast -gtk

Menjalankan YAST dengan tampilan Text Mode :
#yast -ncurses

Install paket melalui YAST :
#yast -i

Hapus paket melalui YAST :
#yast -remove

Menampilkan daftar modul yang tersedia :
#yast -l
#yast -list

5.Perintah Ekstrak file;

Mengekstrak file ekstensi zip :
unzip nama_file.zip

Mengekstrak file ekstensi tar.bz2
tar -xjf nama_file.tar.bz2 atau
tar -xvjf nama_file.bz2

Mengekstrak file ekstensi tar.gz
tar -xzf nama_file.tar.gz atau
tar -xvzf nama_file.tar.gz

Mengekstrak file ekstensi rar
unrar e nama_file.rar







KONFIGURASI DHCP RELAY & DHCP SERVER DI CISCO TRACKER

Assalamu'alaikum wr wb.....! 
Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang konfigurasi DHCP Relay dan DHCP Server, perlu diketahui DHCP (Dinamic Host Configurasi Protocol) merupakan protokol yang berbasis arsitektur client dan server yang dipakai untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam satu jaringan.
Cara kerja ketiganya :

  1. DHCP Server merupakan sebuah mesin yang menyatakan yang dapat "menyewakan" alamat IP dan informasi TCP/IP lainnya kepada semua client yang memintanya.
  2. DHCP Client merupakan mesin client yang menjalankan perangkat lunak client DHCP yang memungkinkan mereka untuk dapat berkomunikasi dengan DHCP server.
  3. DHCP Relay merupakan proxy yang mampu menerima dan mengirim ulang permintaan DHCP ke DHCP Server yang sebenarnya.
Fungsi DHCP : dapat memberikan nomor IP secara otomatis kepada komputer yang melakukan request;



Kelebihan DHCP :
  1. Memudahkan dalam transfer data kepada PC client atau PC Server;
  2. Menyediakan alamat-alamat IP secara dinamis dengan dan konfigurasi lain;
  3. Memungkinkan suatu client menggunakan alamat IP yang reusable, artinya alamat IP tersebut bisa dipakai oleh client yang lain jikan client tersebut tidak sedang menggunakannya;
  4. Memungkinkan suatu client menggunakan satu alamat IP untuk jangka waktu tertentu dari server;
  5. Memberikan suatu alamat IP dan parameter-parameter konfigurasi lainnya kepada client.
Coba Anda perhatikan gambar berikut ini dan memulai untuk mendesainnya di cisco :
Berikut ini konfigurasi alamat IP masing-masing dari router tersebut :
  • ROUTER A

***************** Router A *****************

--------------------------------------------------------

Router>enable 
Router#configure terminal 
Router(config)#interface fastEthernet0/0
Router(config-if)#ip address 192.168.1.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shutdown 
Router(config-if)#exit
Router(config)#interface serial2/0
Router(config-if)#ip address 192.168.3.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shutdown 
Router(config-if)#clock rate 4000000
Router(config-if)#exit
Router(config)#router rip 
Router(config-router)#network 192.168.1.0
Router(config-router)#network 192.168.3.0
  • ROUTER B

***************** Router B *****************
-------------------------------------------------------

Router>enable 
Router#configure terminal 
Router(config)#interface fastEthernet0/0
Router(config-if)#ip address 192.168.2.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shutdown 
Router(config-if)#exit
Router(config)#interface serial2/0
Router(config-if)#ip address 192.168.3.2 255.255.255.0
Router(config-if)#no shutdown 
Router(config-if)#exit
Router(config)#router rip 
Router(config-router)#network 192.168.2.0
Router(config-router)#network 192.168.3.0

Alamat IP address dari Server
Router(config)#interface fastEthernet0/0
Router(config-if)#ip helper-address 192.168.1.5

Pada konsep ini Router B akan menerima IP Address dari Server Router A yang dilakukan dengan konfigurasi DHCP pada Server (Router A).

Berikut ini langkah-langkah konfigurasi DHCP Server pada Server (Router A) :
  1. Double klik pada Server0 di Router A;
  2. Muncul kotak dialog Server0 pilih DHCP berikut konfigurasi :
  • Default Gateway : 192.168.2.1/24 alamat IP Address Router B dengan interface FashEthernet0/0;
  • DNS Server : 8.8.8.8 alamat IP default google;
  • Start IP Address : 192.168.2.0 alamat Network Address B 192.168.2.0;
  • Netmask : 255.255.255.0 ; 
  • Selesai tekan SAVE!
Perhatian :
Untuk alamat IP dan Network Address sudah tertera di gambar jadi tinggal Anda Menyesuaikannya. 

Salam kenal aja bagi teman-teman yang sudah berkunjung di blog ini, selamat mencobanya saya yakin Anda bisa dan hanya orang yang tidak bisa melakukannya karena mereka itu tergolong orang-orang malas dan tidak mahu berusaha... No offense...... ( ^ | ^) 

Tag : Konfigurasi DHCP Server di Cisco Tracker


 

Minggu, 25 Mei 2014

UPLOAD GAMBAR/FOTO DI PHP

Assalamu'alaikum wr wb.........!
Pada kali ini saya akan memposting artikel yang mungkin sangat bermanfaat dalam dunia internet saat ini dengan memasukkan gambar atau foto Anda di dalam web sehingga web Anda lebih menarik di lihat, yang kemudian gambar ini akan tersimpan di database Anda,,,,
OK....! :)
Cukup basa-basinya sekarang kita menuju ke inti permasalahan, perlu diketahui tutorial ini berfungsi hanya di lingkungan windows saja, padahal sangat tidak wajar pengguna linux membagi artikel ini tapi karena kebaikan saya yang senang hati membagi-bagikan sebagian ilmu yang saya pelajari maka saya persembahkan untuk kalian..!
Buatlah sebuah database terserah kalian nama database apa? Kemudian buatlah sebuah tabel dari databse yang Anda buat tadi dengan cara sebagai berikut :
1. Anda bisa membuat database berserta tabel di phpMyAdmin, konsole terminal, atau di teks editor dengan ekstensi .sql.
create database latihan;
use latihan;
create table barang(
kd_brg char(5) primary key,
nm_brg varchar(30),
hrg_brg int,
jml_brg int,
satuan varchar(20),
gambar text);
2. Buatlah koneksi.php yang menghubungkan PHP dengan MySQL:
<?php
//koneksi.php
$host = "127.0.0.1" //bisa dengan localhost sesuaikan dengan komputer lokal Anda
$user = "root" //secara default digunakan dengan root
$passwd = "" //disi jika Anda menarukan password di MySQL Anda
$database = "latihan"; //nama database Anda
$koneksi = @mysql_connect("$host","$user","$passwd") or die ("Gagal Koneksi Ke Server !".mysql_erro());
mysql_select_db("$database",$koneksi) or die ("Gagal Koneksi Ke Server Database !".mysql_error());
<?
3. Buatlah file form_barang.html dan isikan dengan kode berikut ini :
<html>
<head>
<title>Data Barang<title>
</head>
<body>
<center>
<h3>Masukkan Data Barang</h3>
<form action="simpan_barang.php" method="post" enctype="multipart/form-data">
<table border="0">
<tr>
<td>Kode Barang</td>
<td>:</td>
<td><input type="text" name="kd_brg" size="6" /></td>
</tr>
<tr>
<td>Nama Barang</td>
<td>:</td>
<td><input type="text" name="nm_brg" size="30" /></td>
</tr>
<tr>
<td>Harga Barang</td>
<td>:</td>
<td><input type="text" name="hrg_brg" size="10" /></td>
</tr>
<tr>
<td>Jumlah Barang</td>
<td>:</td>
<td><input type="text" name="jml_brg" size="5" /></td>
</tr>
<tr>
<td>Satuan</td>
<td>:</td>
<td><input type="text" name="satuan" size="15" /></td>
</tr>
<tr>
<td>Gambar</td>
<td>:</td>
<td><input type="file" name="gambar" /></td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td></td>
<td>
<input type="reset" name="batal" value="Batal" />
<input type="submit" name="simpan" value="Simpan" />
</td>
</tr>
</table>
</form>
</center>
</body>
</html
4. Buatlah file simpan_barang.php yang sudah di includkan dengan upload gambar/foto :
<?php
include 'koneksi.php';
$folder = "images/"; //folder tempat menyimpan file gambar
$kd = $_POST['kd_brg'];
$nm = $_POST['nm_brg'];
$hrg = $_POST['hrg_brg'];
$jml = $_POST['jml_brg'];
$sat = $_POST['satuan'];
if(!empty($_FILES["gambar"]["tmp_name"])){
$jenis_gambar = $_FILES["gambar"["type"];
if($jenis_gambar=="image/jpeg" || $jenis_gambar=="image/jpg" || $jenis_gambar=="image/gif" || $jenis_gambar=="image/png"){
$gambar = $folder . basename($_FILES["gambar"]["name"]);
if(move_uploaded_file($_FILES["gambar"]["tmp_name"]. $gambar)){
$sql = mysql_query("INSERT INTO barang VALUES('$kd','$nm','$hrg','$jml','$sat','$gambar')");
}else{
echo "Gambar gagal dikirm";
}
}else{
print ("Jenis gambar yang Adan kirim salah pastika ektensi gambar .jpeg, .jpg, .gif, dan .png");
}
}else{
echo "Anda belum memilih gambar";
}
?>
5. Agar file Anda tersimpan di folder images terlebih dahulu Anda harus membuat folder di sebuah direktori Anda yang ada di htdocs XAMPP Anda.
6. Selesai dan salam kenal aja deh yang sudah membaca artikel ini.
Sekian dan terima kasih semogah artikel ini bermanfaat bagi kalian semua..... :D

tag : upload gambar/foto di php dan tersimpan di mysql

MENDEKLARASIKAN FUNGSI DI PHP

Assalamu'alaikum wr wb.....
Pada kali saya akan berbagi artikel tentang penggunaan function di php yang memudahkan kita dalam mendeklarasikan sebuah variabel dalam bentuk function.
berikut ini bentuk pendeklarasian function sebagai berikut :
function nama_fungsi (parameter)
{
blok kode
}
perhatikan contoh berikut ini yang membarikan gambaran tentang pendeklarasian sebuah fungsi yang digunakan untuk menampilkan string dengan bentuk tebal, garis bawah, dan miring.
<?php
function cobateks ($teks)
{
print ("<b><u><i>$teks</i></u></b><br />\n");
}
cobateks ("Ini adalah kalimat dengan bentuk tebal, garis bawah dan miring");
echo "Sedangkan ini adalah kalimat tanpa penggunaan bentuk string tersebut";
?>
pada deklarasi diatas, cobateks() adalah nama fungsi. fungsi ini memiliki parameter (argumen) berupa $teks. selanjutnya, dalam fungsi isi parameter ini ditampilkan melalui print(), dengan diawali string <b>, <u>, dan <i> dan diakhiri dengan string </b>, </u>, dan </i>. perlu diketahui, <b>, <u>, dan <i> adalah tag HTML untuk mengawali penebalan, garis bawah, dan miring sebuh teks dan </b>, </u>, dan </i> adalah tag penutup cetak tebal, garis bawah, dan miring, sedangkan <br /> adalah tag HTML untuk berpindah baris (baris Baru). \n adalah karakter khusus dari bahasa PHP yang disebut dengan newline.
OK....!
sampai disini semoga artikel ini bisa dimanfaatkan dan dipelajari agar Anda dapat mengetahui sebagian bahasa pemrograman web yaitu PHP dan HTML.
Selamat mencobanya.... :)

Sabtu, 24 Mei 2014

KONEKSI PHP DENGAN MYSQL

Assalamu'alaikum wr wb......
untuk kali ini saya akan berbagi bagaimana caranya mengkoneksikan PHP dengan database MySQL sehingga file PHP Anda dapat erkoneksi dengan MySQL.
langsung saja kita ke pokok permasalahnnya pertama-tama buatlah satu file .php yang di isikan dengan kode sebagai berikut :
<?php
$host = "127.0.0.1";
$user = "root";
$passwd = "";
$database = "dbcontoh"; //harus berdasarkan dengan nama database Anda
$konek = @mysql_connect("$host","$user","$passwd") or die ("Gagal Koneksikan Ke Server !" .mysql_error());
mysql_select_db("$database",$konek) or die ("Gagal Koneksikan Ke Server Database !" .mysql_error());
?>
keterangan :
$host = disikan berdasarkan hostname komputer lokal Anda biasa hampir semua komputer menggunakan localhost atau 127.0.0.1 dan itu tergantung dari komputer lokal Anda.
$user = secara default disikan dengan root selebihnya saya tidak tahu.
$passwd = Anda bisa mengisinya dan tergantung dari MySQL Anda jika dalam database memiliki password maka Anda harus memasukkanya di bagian $passwd.
$database = harus diisi berdasarkan nama database Anda.
$konek = ini adalah sebuah variabel yang akan dieksekusi pemberian nama variabel ini terserah kita mahu menamakan apa? tapi yang jelasnya harus ada instruksi @mysql_connect yang bisa mengecek apakah semua telah diisi dengan benar.
mysql_select_db = intruksi untuk mengkoneksikan ke server database.
OK......!
Selamat mencobanya semoga artikel ini sangat bermanfaat.....! :D

tag : koneksi php dengan database mysql

Selasa, 13 Mei 2014

PENCARIAN DATA DI PHP

Assalamualaikum wr wb.........
Pada kali ini saya akan memposting teknik pencarian data di php yang memiliki konsep mencari file atau data yang ada di database.
langsung saja ke titik pembahasannya :
1. pertam buat database berikut ini :
    - pastikan Anda sudah membuat sebuah database, kemudian buatlah sebuah tabel misalnya nama tabel saya adalah barang:
    - create table barang (
      kd_brg char(5) primary key,
      nm_brg varchar(20),
      jumlah varchar(15),
      hrg_jual int);
   

2. berikut script perncarian data :

    <center>
    <h3>Pencarian Data Barang</h3>
    <form method="get" action="<?php echo $_SERVER['PHP_SELF']; ?>">
        <input type="text" name="q" placeholder="Masukkan nama" value="<?php if        (isset($_GET['q'])){ echo $_GET['q']; } ?>"/>  
    </form>

    <?php
     include "../config/koneksi.php";
     if (isset($_GET['q'])){
       $query = "SElECT * FROM barang WHERE kd_brg LIKE '%$_GET[q]%' OR nm_brg  LIKE '%$_GET[q]%'";
    $result = mysql_query($query);
    $jml = mysql_num_rows($result);
    
    if ($jml>0){
         echo "<table border=\"1\">
                 <tr>
                   <th>No</th>
                   <th>Kode Barang</th>
                   <th>Nama Barang</th>
                   <th>Jumlah Barang</th>
                   <th>Harga Jual Barang</th>
                 </tr>";
        $no=1;  
        
        while ($r = mysql_fetch_array($result)) {
          echo "<tr>
                   <td>$no</td>
                   <td>$r[kd_brg]</td>
                   <td>$r[nm_brg]</td>
                   <td>$r[jumlah]</td>
                   <td>$r[hrga_jual]</td>
                 </tr>";  
         $no++;  
        }
        echo "</table>";       
    } else {
        echo "Pencarian $_GET[q] tidak ditemukan";
    }
 }
?>
</center>

OK,, selamat mencobanya ya....!